Layanan Info HP/SMS : 0811 1990 9028, 0811 1990 9026, 0811-1990-9030 WhatsApp : 0811 1990 9028 | |
Perkuliahan Eksekutif (P2K) Magister Universitas Buddhi Dharma - Magister Universitas Buddhi Dharma |
Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa program reguler maupun S2 Umsurabaya (Hybrid / Blended), mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Permendikbudristek Nomor 53 Th 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
| | Untuk | Beban Studi (SKS yang ditempuh) | Masa Studi | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke D-III | Beban Studi = 110 - 114 sks | 6 semester | Lulusan D1, D2, Pindahan melanjutkan ke D3 (D-III) | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 144 - 152 sks | 8 semester | Lulusan D3, Politeknik, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 40 - 46 sks (Bila tidak sebidang ilmu ada Tambahan 2 - 21 sks) | 3 semester | Lulusan D2, S1, D1, Pindahan melanjutkan ke S1 | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks |
Status Mhs, Status Tamatan, Ijazah, Gelar
| Tamatan dan mhs S2 Umsurabaya (Hybrid / Blended) demikian juga Kelas Reguler Magister Universitas Buddhi Dharma mendapatkan Gelar, Ijazah, Status, serta Hak yang sama. | | Tamatan P2K Magister Universitas Buddhi Dharma mendapatkan gelar disesuaikan dng jenjang kuliah serta prodi/bidang ilmunya, serta mendapatkan hak menggunakan gelarnya dan mempunyai hak utk meningkatkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi. | | Ijazah dan Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) S2 Umsurabaya (Hybrid / Blended) dan Kelas Reguler yaitu SAMA. Serta pada Ijazah demikian juga Transkrip tsb, tidak tertulis apakah Tamatan P2K ataukah Tamatan Perkuliahan Reguler. Karena P2K yaitu Kelas Reguler dgn jadwal perkuliahan dan peserta perkuliahan yang berbeda. |
Sistem Kuliah
| Tamatan Program S1 S2 Umsurabaya (Hybrid / Blended) Magister Universitas Buddhi Dharma ditargetkan utk menjadi Sarjana (S1) berdasarkan prodinya, yang bisa menaikkan identitas dirinya dengan pembekalan ilmu, teknologi, dan seni, agar bisa menuntaskan permasalahan juga menaikkan ilmu serta pengetahuannya. | | Kompetensi tamatannya dalam hal menangani tiap permasalahan, bisa mengungkap struktur dan inti persoalan dan menetapkan prioritas tahapan-tahapan penanganan jalan keluarnya; mengetahui serta dapat mendayagunakan kegunaan teknologi informasi; bisa mendayagunakan ilmu; cakap dan terampil disesuaikan dng bidang ilmunya; dapat menuntaskan permasalahan secara logika, mendayagunakan data/informasi yang disediakan; bisa menggunakan konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; sanggup mandiri dalam berkarir serta berupaya. | | Andaikata mhs s2 umsurabaya (hybrid / blended) tidak lulus suatu matakuliah, bisa memperbaikinya di periode atau tahun berikutnya tanpa dikenakan biaya tambahan. | | Kompetensi dasar tamatan Program S1 S2 Umsurabaya (Hybrid / Blended) Magister Universitas Buddhi Dharma yaitu memperoleh bobot / mutu dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis demikian juga moral; bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu serta pengetahuan secara berkesinambungan maju serta berkembang; sanggup menelusuri dan menerima informasi ilmiah; mengetahui cara serta bisa secara berkesinambungan belajar. | | Di samping dibekali dng keahlian bekerjasama dalam tim, Tamatan S2 Umsurabaya (Hybrid / Blended) Magister Universitas Buddhi Dharma, demikian juga dilengkapi keahlian utk memahami ilmu terhadap etika, dilengkapi ilmu serta pengetahuan, etika akademik serta profesi, keahlian utk mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi utk kebutuhannya, keahlian memahami ilmu serta pengetahuan berdasarkan bidang ilmunya, juga dibekali dng keahlian serta kepandaian mengelola tim/organisasi secara lengkap / luas pada bidang yang disesuaikan dng bidang ilmunya. | | Untuk mhs s2 umsurabaya (hybrid / blended) yang berkarir dengan sistem perubahan waktu (shift), tetap bisa mengikuti perkuliahan dgn baik. Karena sistem kuliahnya diselenggarakan secara kompeten dng menggabungkan Program S2 Umsurabaya (Hybrid / Blended) dan Kelas Reguler, oleh karenanya untuk mhs yang kerja dengan sistem perubahan waktu (shift) dapat mengikuti perkuliahan di program lainnya dgn prosedur tertentu. | | Tamatan Program S2 Umsurabaya (Hybrid / Blended) Magister Universitas Buddhi Dharma mendapatkan keahlian profesional dan cara pandang yang lengkap / luas; mempunyai kemampuan penguasaan teori yang kuat juga aplikasinya; bisa menaikkan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; sanggup mengembangkan sikap mental kompeten yang berorientasi pd pemecahan persoalan mengacu alur berpikir-sistem; dan mendapatkan keahlian melakukan bermacam-macam penelitian dasar demikian juga terapan. | | Sistem kuliahnya diselenggarakan secara kompeten dan pantas utk karyawan yang sibuk dng kerjanya demikian juga untuk yang belum bekerja. Di samping kuliah tatap muka, demikian juga mendayagunakan beragam metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, dan diakhiri dengan bimbingan pengerjaan skripsi (S1) / tugas akhir yang terarah, terprogram serta terjadwal agar mhs bisa menuntaskan perkuliahan tepat pada waktunya (sebagaimana masa studinya). | | Utk mhs s2 umsurabaya (hybrid / blended) yang sudah kerja dibolehkan tidak ikut serta di kelas/pelajaran utk beberapa pertemuan, andaikata mhs tsb mendapat tugas lembur, atau kerja dengan sistem perubahan waktu (shift), kerja ke luar kota/negeri, dgn melalui prosedur tertentu. | | Kurikulumnya mengacu Sistem Kredit Semester (SKS), dan bobot / mutu kurikulumnya dirancang selain mengacu thd kurikulum nasional (kurikulum inti), juga mengacu perkembangan ilmu serta pengetahuan, teknologi, serta seni, serta kepentingan terhadap kuliah utk meningkatkan ke jenjang perkuliahan yang lebih tinggi dan profesionalitas dunia karier. | | Tamatan Program S1 S2 Umsurabaya (Hybrid / Blended) Magister Universitas Buddhi Dharma juga bisa aktif berperan-serta pada kelompok kerja; sanggup berkomunikasi dgn para pakar pada rumpun keilmuan yang tidak sama dan mendayagunakan bantuan mereka; bisa mendayagunakan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; sanggup memulai rintisan pembentukan unit wiraswasta berdasarkan bidang kepandaiannya, bisa mengikuti perkembangan baru pada bidang ilmunya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti prodi di tingkat lebih lanjut. |
|
| |
|